img
HBBA Jatim Bali

Merupakan Organisasi Non Profit sekaligus himpunan pengusaha bengkel otomotif kendaraan roda empat

Serta jaringan bengkel otomotif yang terbesar di wilayah Indonesia bagian Timur.. HBBA Jatim Bali sebagai organisasi dan himpunan telah ada dan berdiri resmi sejak 11 Maret 2014 yang berawal dari sebuah grup arisan kecil para pemilik bengkel mobil di area Waru, Kabupaten Sidoarjo yang kemudian disahkan sebagai bagian dari binaan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Waru milik YDBA.

Saat ini, anggota HBBA Jatim -Bali sudah mencapai lebih dari 145 an anggota. Persebaran anggotanya dari mulai wilayah Jawa Timur bagian Barat seperti Ngawi, dan ujung Timur nya yaitu anggota dari provinsi Bali dan Papua.

Kedepan, HBBA Jatim – Bali selain berdiri sebagai sebuah organisasi pengusaha bengkel, juga akan menjadi bengkel ”network” dimana masyarakat luas akan dengan mudah menemukan letak maupun lokasi bengkel anggota HBBA Jatim-Bali dimanapun dan kapanpun mereka berada.

Visi

Menjadi Jaringan Bengkel Terbaik di Indonesia

Misi

  • Meningkatkan profesionalisme bengkel anggota melalui pelatihan & pendampingan teknis dan manajemen.
  • Menjadi bengkel mitra Astra Group
  • Meningkatkan kemitraan sesama anggota dan pihak lain (vendor, paguyuban lokal, dll).
Tujuan

  • Membangun persatuan dan persaudaraan dengan sesama anggota.
  • Meningkatkan dan mengembangkan bengkel mobil anggota.
  • Mengadakan kegiatan dan atau kerja sama dengan Astra Group
  • Mengadakan kegiatan dan atau kerja sama dengan pihak lain
  • Membina dan mengembangkan SDM bengkel anggota

SEJARAH

Berawal dari sebuah kelompok arisan kecil para pemilik bengkel otomotif kendaraan roda empat di area Waru Surabaya-Sidoarjo. Enam orang hadir sebagai inisiator berdirinya HBBA Jawa Timur pada 2014 yang diantaranya Suyono, Suprapto, Hariyanto, Siswoyo, Mujari dan Hartono. 

Keenam orang ini menjadi inisator yang kemudian mendiskusikanya lebih matang sambil mengajak rekan lain seperti Budi, Makhfud, Sujianto dan Pinujie yang kemudian dibantu oleh LPB (Lembaga Pengembengan Bisnis) Waru milik YDBA saat era Pak Jon. Didampingi LPB dan Pak Jon sebagai kordinator saat itu, HBBA Jatim disahkan dengan ketuanya saat itu yakni Pinujie dari Bengkel of Pinujie (BOP).

Saat era Pak Jon, HBBA Jatim sudah mulai melaksanakan agenda training/ workshop yang dibantu LPB dan mandiri dari organisasi. Eksistensi HBBA Jatim terus berkembang hingga masuk era nya Pak Rifai sebagai koordinator LPB Waru dan semakin berkembang pesat di era Pak Nur falakhudin. Pada era Pak Falah di LPB Waru, tepatnya mulai tahun 2016, HBBA Jatim mengepakan sayapnya hingga ke Jatim wilayah Barat seperti Ngawi, Pacitan dan Madiun hingga wilayah Bali.

KORDINATOR CABANG

  • KORCAB & AREA 1 : SURABAYA, SIDOARJO & MADURA
  • KORCAB & AREA 2 : GRESIK, LAMONGAN, TUBAN, BOJONEGORO
  • KORCAB & AREA 3 : PASURUAN & MALANG
  • KORCAB & AREA 4 : MOJOKERTO & JOMBANG
  • KORCAB & AREA 5: KEDIRI, NGANJUK, BLITAR, TULUNGAGUNG, TRENGGALEK
  • KORCAB & AREA 6 : MADIUN, PONOROGO, MAGETAN, PACITAN & NGAWI
  • KORCAB & AREA 7 : PROBOLINGGO, LUMAJANG, JEMBER, BONDOWOSO, SITUBONDO, BANYUWANGI
  • KORCAB & AREA 8 : BALI
  • KORCAB & AREA 9 : PAPUA, MAKASAR, NUSA TENGGARA, DLL

STRUKTUR ORGANISASI

PETA HBBA JATIM BALI